6 proses cara kerja DHCP server

Cara Kerja DHCP Server - "Dynamic host configuration Protocol atau yang sering kita kenal DHCP adalah jenis protokol yang bekerja pada sisi client atau server yang secara otomatis menyediakan IP address komputer meliputi IP address host, subnet mask, dan alamat DNS server". Secara umum DHCP server adalah sebuah aplikasi layanan jaringan pada komputer yang bertugas untuk menyediakan atau memberikan alamat IP Address secara otomatis kepada setiap client yang terhubung ke dalam jaringan tersebut. Sebelum kita membahas Konsep kerja DHCP Server alangkah lebih baiknya kita tahu dulu tentang IP Address.

Apa itu IP Address?

IP address merupakan identitas bagi setiap komputer yang terhubung dalam jaringan, bisa berupa nama jika manusia atau juga alamat jika berupa tempat. Jadi, pada intinya agar setiap komputer saling kenal dalam 1 jaringan tersebut maka kita memerlukan IP address sebagai identitas bagi komputer tersebut.

Lantas kenapa kita harus menggunakan DHCP server?

Ini dikarenakan untuk memudahkan pekerjaan kita. contoh : jika pada ruangan laboratorium komputer sekolah kita memiliki komputer sebanyak 40 unit maka agar saling terhubung kita harus memberikan identitas pada setiap komputer tersebut artinya kita memberikan IP address kepada setiap komputer. Nah, jika kita tidak menggunakan DHCP Server maka kita harus memasukkan IP Address ke setiap komputer yang ada secara manual atau satu per satu. Maka dengan adanya DHCP server ini kita tidak lagi di persulit dengan hal itu, cukup kita seting di sisi server maka otomatis client akan mendapatkan IP address.

Langkah-langkah cara kerja DHCP Server.


  1. Pada saat komputer client kita dihidupkan, dan fitur DHCP client aktif. Maka komputer client tersebut akan melakukan broadcast permintaan (DHCP discover) yang memiliki tujuan untuk mencari apakah dalam jaringan tersebut terdapat layanan DHCP server. Proses ini yang dinamakan dengan IP least Request.
  2. Kemudian paket permintaan tersebut akan diteruskan dan di-broadcast secara merata ke semua host dalam jaringan tersebut baik switch, hub, maupun router.D
  3. DHCPServer yang sedang dalam kondisi aktif akan menerima paket permintaan dari komputer client tersebut. Dan selanjutnya akan memeriksa apakah dalam layanannya masih tersedia IP Address atau tidak sesuai dengan konfigurasi yang telah di tetapkan sebelumnya.Jika pada layanan server masih tersedia, maka server akan menyimpan IP Tersebut agar tidak di gunakan oleh komputer lain. Yang selanjutnya paket akan di kirim kepada komputer klient. Paket tawaran tersebut merupakan paket informasi yang meliputi alamat host, Subnet mask, Alamat DNS, Server WINS, NTP Server, Router, dan lain sebagainya. Proses ini sering di sebut sebagai paket offer atau DHCP offer
  4. Selanjutnya, komputer klient akan mengirimkan paket permintaan (DHCP Request) sebagai konfirmasi bahwa tawaran tersebut di butuhkan. Ini di sebut dengan IP lease selection.
  5. Setelah paket permintaan sampai ke server maka server merespon nya dengan mengirim kembali paket ACK (DHCP ACK) sebagai konfirmasi bahwa permintaan komputer klient tersebut telah di setujui dan telah di berikan IP address dalam jangka waktu tertentu. Proses ini di namakan IP Lease Acknowledge.
  6. Apa bila IP Address yang di pinjamkan atau di sewa oleh komputer klient telah selesai atau masa berlaku nya sudah habis. Maka IP tersebut akan di kembalikan ke server. Proses ini di sebut dengan Lease Period.
Demikian Proses demi proses cara kerja pada DHCP Server yang dapat penulis bagi. Semoga sahabat bocah komputer mampu memahami, dan jangan lupa terus kunjungi blog bocah komputer, semoga membawa manfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "6 proses cara kerja DHCP server"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel